Islami

Asmaul Husna dan Artinya: Tabel 99 Nama, Arab & Latin

Pernahkah Anda merasa doa seolah tak kunjung terkabul, atau bingung mencari nama yang penuh berkah untuk calon buah hati? Banyak umat Muslim sekadar menghafal 99 nama Allah tanpa benar-benar memahami cara mengamalkannya.

Padahal, rahasia ketenangan batin dan kemustajaban doa seringkali tersembunyi di balik penyebutan Asmaul Husna yang tepat. Mari pelajari tabel lengkapnya, dan bagaimana membumikan sifat-sifat agung Allah dalam keseharian Anda.

Daftar Isi

Apa Itu Asmaul Husna? (Makna & Dalil Shahih)

Asmaul Husna adalah nama-nama Allah SWT yang maha indah, sempurna, dan agung, yang berjumlah 99 nama. Nama-nama ini mencerminkan sifat kesempurnaan dan kekuasaan-Nya, yang diajarkan dalam Al-Qur’an sebagai sarana mengenal Allah (Ma’rifatullah) dan memanjatkan doa.

Perintah untuk berdoa menggunakan Asmaul Husna secara eksplisit tertuang dalam Al-Qur’an Surah Al-A’raf ayat 180:

“Dan Allah memiliki Asmaul Husna (nama-nama yang terbaik), maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asmaul Husna itu…”

Expert Insight: Menurut pandangan ulama besar, Syekh Prof. Dr. Abdurrazzaq al-Badr dalam kitabnya Fiqih Asmaul Husna, mempelajari nama-nama ini bukanlah sekadar hafalan lisan. Ini adalah inti dari “Tauhid Asma wa Sifat” yang menjadi pondasi dasar akidah seorang Muslim sejati.

Fakta teologis yang jarang disadari umat adalah: Nama dan sifat Allah sejatinya tidak terbatas pada angka 99. Hadits riwayat Ahmad menyebutkan bahwa ada nama-nama yang Allah simpan di sisi-Nya. Namun, 99 nama inilah yang diwahyukan secara spesifik untuk kita pelajari dan jadikan jalan menuju surga.

Tabel Lengkap 99 Asmaul Husna (Arab, Latin, dan Artinya)

Para ulama membagi Asmaul Husna ke dalam tiga kategori besar: sifat Jamal (Keindahan, seperti Ar-Rahman), sifat Jalal (Keagungan/Kebesaran, seperti Al-Jabbar), dan sifat Kamal (Kesempurnaan, seperti Al-Quddus).

Berikut adalah tabel lengkap 99 Asmaul Husna. Jika Anda khawatir salah pelafalan (makhraj) karena membaca teks Latin, disarankan untuk mendengarkan audio murottal secara berkala agar maknanya tidak bergeser.

NoTeks ArabTeks LatinArtinya
1الرَّحْمـٰنُAr-RahmaanYang Maha Pengasih
2الرَّحِيْمُAr-RahiimYang Maha Penyayang
3الْمَلِكُAl-MalikYang Maha Merajai
4الْقُدُّوْسُAl-QudduusYang Mahasuci
5السَّلاَمُAs-SalaamYang Maha Memberi Kesejahteraan
6الْمُؤْمِنُAl-Mu’minYang Maha Memberi Keamanan
7الْمُهَيْمِنُAl-MuhaiminYang Maha Pemelihara
8الْعَزِيْزُAl-‘AziizYang Maha Perkasa
9الْجَبَّارُAl-JabbaarYang Memiliki Kegagahan Mutlak
10الْمُتَكَبِّرُAl-MutakabbirYang Maha Megah / Memiliki Kebesaran
11الْخَالِقُAl-KhaaliqYang Maha Pencipta
12الْبَارِئُAl-Baari’Yang Maha Melepaskan (Membuat)
13الْمُصَوِّرُAl-MushawwirYang Maha Membentuk Rupa
14الْغَفَّارُAl-GhaffaarYang Maha Pengampun
15الْقَهَّارُAl-QahhaarYang Maha Memaksa / Menaklukkan
16الْوَهَّابُAl-WahhaabYang Maha Pemberi Karunia
17الرَّزَّاقُAr-RazzaaqYang Maha Pemberi Rezeki
18الْفَتَّاحُAl-FattaahYang Maha Pembuka Rahmat
19الْعَلِيْمُAl-‘AliimYang Maha Mengetahui
20الْقَابِضُAl-QaabidhYang Maha Menyempitkan
21الْبَاسِطُAl-BaasithYang Maha Melapangkan
22الْخَافِضُAl-KhaafidhYang Maha Merendahkan
23الرَّافِعُAr-Raafi’Yang Maha Meninggikan
24الْمُعِزُّAl-Mu’izzYang Maha Memuliakan
25الْمُذِلُّAl-MudzillYang Maha Menghinakan
26السَّمِيْعُAs-Samii’Yang Maha Mendengar
27الْبَصِيْرُAl-BashiirYang Maha Melihat
28الْحَكَمُAl-HakamYang Maha Menetapkan
29الْعَدْلُAl-‘AdlYang Maha Adil
30اللَّطِيْفُAl-LathiifYang Maha Lembut
31الْخَبِيْرُAl-KhabiirYang Maha Mengenal / Mengetahui Rahasia
32الْحَلِيْمُAl-HaliimYang Maha Penyantun
33الْعَظِيْمُAl-‘AzhiimYang Maha Agung
34الْغَفُوْرُAl-GhafuurYang Maha Memberi Pengampunan
35الشَّكُوْرُAsy-SyakuurYang Maha Pembalas Budi
36العَلِيُّAl-‘AliyyYang Maha Tinggi
37الْكَبِيْرُAl-KabiirYang Maha Besar
38الْحَفِيْظُAl-HafiizhYang Maha Memelihara / Menjaga
39الْمُقِيْتُAl-MuqiitYang Maha Pemberi Kecukupan
40الْحَسِيْبُAl-HasiibYang Maha Membuat Perhitungan
41الْجَلِيْلُAl-JaliilYang Maha Luhur / Mulia
42الْكَرِيْمُAl-KariimYang Maha Pemurah
43الرَّقِيْبُAr-RaqiibYang Maha Mengawasi
44الْمُجِيْبُAl-MujiibYang Maha Mengabulkan
45الْوَاسِعُAl-Waasi’Yang Maha Luas
46الْحَكِيْمُAl-HakiimYang Maha Bijaksana
47الْوَدُوْدُAl-WaduudYang Maha Mengasihi / Pencinta
48الْمَجِيْدُAl-MajiidYang Maha Mulia
49الْبَاعِثُAl-Baa’itsYang Maha Membangkitkan
50الشَّهِيْدُAsy-SyahiidYang Maha Menyaksikan
51الْحَقُّAl-HaqqYang Maha Benar
52الْوَكِيْلُAl-WakiilYang Maha Memelihara / Mewakili
53الْقَوِيُّAl-QawiyyYang Maha Kuat
54الْمَتِيْنُAl-MatiinYang Maha Kokoh
55الْوَلِيُّAl-WaliyyYang Maha Melindungi
56الْحَمِيْدُAl-HamiidYang Maha Terpuji
57الْمُحْصِيْAl-MuhshiiYang Maha Mengkalkulasi / Menghitung
58الْمُبْدِئُAl-Mubdi’Yang Maha Memulai
59الْمُعِيْدُAl-Mu’iidYang Maha Mengembalikan Kehidupan
60الْمُحْيِAl-MuhyiiYang Maha Menghidupkan
61الْمُمِيْتُAl-MumiitYang Maha Mematikan
62الْحَيُّAl-HayyuYang Maha Hidup
63الْقَيُّوْمُAl-QayyuumYang Maha Mandiri
64الْوَاجِدُAl-WaajidYang Maha Penemu
65الْمَاجِدُAl-MaajidYang Maha Mulia
66الْوَاحِدُAl-WaahidYang Maha Tunggal
67الْأَحَدُAl-AhadYang Maha Esa
68الصَّمَدُAsh-ShamadYang Maha Dibutuhkan (Tempat Meminta)
69الْقَادِرُAl-QaadirYang Maha Menentukan
70الْمُقْتَدِرُAl-MuqtadirYang Maha Berkuasa
71الْمُقَدِّمُAl-MuqaddimYang Maha Mendahulukan
72الْمُؤَخِّرُAl-Mu’akkhirYang Maha Mengakhirkan
73الْاَوَّلُAl-AwwalYang Maha Awal
74الْآخِرُAl-AakhirYang Maha Akhir
75الظَّاهِرُAz-ZhaahirYang Maha Nyata
76الْبَاطِنُAl-BaathinYang Maha Ghaib
77الْوَالِيAl-WaaliYang Maha Memerintah
78الْمُتَعَالِيAl-Muta’aaliiYang Maha Tinggi
79الْبَرُّAl-BarrYang Maha Penderma / Pemberi Kebajikan
80التَّوَّابُAt-TawwaabYang Maha Penerima Tobat
81الْمُنْتَقِمُAl-MuntaqimYang Maha Pemberi Balasan (Penuntut Balas)
82الْعَفُوُّAl-‘AfuwwYang Maha Pemaaf
83الرَّؤُوْفُAr-Ra’uufYang Maha Pengasuh / Pengasih
84مَالِكُ الْمُلْكِMaalikul-MulkYang Maha Penguasa Kerajaan
85ذُوْ الْجَلَالِ وَالْاِكْرَامِDzul-Jalaali Wal-IkraamYang Maha Pemilik Kebesaran & Kemuliaan
86الْمُقْسِطُAl-MuqsithYang Maha Pemberi Keadilan
87الْجَامِعُAl-Jaami’Yang Maha Mengumpulkan
88الْغَنِيُّAl-GhaniyyYang Maha Kaya / Berkecukupan
89الْمُغْنِيْAl-MughniiYang Maha Memberi Kekayaan
90الْمَانِعُAl-Maani’Yang Maha Mencegah
91الضَّارُAdh-DhaarYang Maha Penimpa Kemudharatan
92النَّافِعُAn-Naafi’Yang Maha Memberi Manfaat
93النُّوْرُAn-NuurYang Maha Bercahaya
94الْهَادِيْAl-HaadiiYang Maha Pemberi Petunjuk
95الْبَدِيْعُAl-Badii’Yang Maha Pencipta Tiada Bandingannya
96الْبَاقِيْAl-BaaqiiYang Maha Kekal
97الْوَارِثُAl-WaaritsYang Maha Pewaris
98الرَّشِيْدُAr-RasyiidYang Maha Pandai
99الصَّبُوْرُAsh-ShabuurYang Maha Sabar

Baca juga Bacaan Doa Qunut Lengkap: Arab, Latin, Arti & Tata Caranya

Cara Cerdas Berdoa (Tawasul) dengan Asmaul Husna Sesuai Hajat

Salah satu rahasia agar doa cepat tembus ke langit adalah mencocokkan permintaan Anda dengan Nama Allah yang relevan. Jangan hanya membaca doa secara umum; gunakan teknik tawasul spesifik ini.

Doa Meminta Kelancaran Rezeki

Saat Anda sedang menghadapi kesulitan finansial, terlilit hutang, atau sedang merintis usaha, panggillah Allah dengan nama-nama pembuka pintu rezeki. Ucapkanlah:

  • Ya Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)
  • Ya Fattah (Maha Pembuka Rahmat)
  • Ya Mughni (Maha Memberi Kekayaan)
  • Ya Wahhab (Maha Pemberi Karunia)

Doa Memohon Kesembuhan & Perlindungan

Ketika penyakit datang atau Anda merasa terancam secara fisik maupun mental, hadirkan keyakinan utuh dan serulah nama penjagaan-Nya:

  • Ya Salaam (Maha Memberi Kesejahteraan)
  • Ya Hafiizh (Maha Memelihara/Menjaga)
  • Ya Muhaimin (Maha Mengatur/Memelihara)

Doa Memohon Ampunan & Ketenangan Hati

Jika hati terasa gundah gulana akibat dosa masa lalu, bertawassul-lah dengan nama-nama yang memancarkan pemaafan tanpa batas dari Allah:

  • Ya Ghaffar (Maha Pengampun)
  • Ya Tawwab (Maha Penerima Tobat)
  • Ya Lathiif (Maha Lembut)

Panduan & Aturan Memberi Nama Anak dengan Asmaul Husna

Memberikan nama yang baik untuk anak adalah kewajiban orang tua. Namun, menyematkan Asmaul Husna tidak boleh dilakukan sembarangan karena bisa melanggar syariat dan adab kepada Allah.

Kesalahan Fatal yang Sering Terjadi

Sangat diharamkan memberikan nama anak secara langsung dengan Asmaul Husna yang diawali “Al-” atau sifat mutlak ketuhanan. Misalnya, menamai anak “Ar-Rahman”, “Al-Khaliq”, atau “Malikul Mulk”. Ini adalah bentuk kelancangan, karena makhluk tidak mungkin memiliki sifat sempurna tersebut.

Cara yang Benar (Penggunaan Kata “Abdul/Abdu”)

Solusi yang dibenarkan oleh para ulama adalah merangkaikan kata ‘Abd (yang berarti Hamba) di depan Asmaul Husna. Ini menunjukkan status kita sebagai manusia.

  • Salah: Ar-Rahim | Benar: Abdurrahim (Hamba Yang Maha Penyayang)
  • Salah: Al-Aziz | Benar: Abdul Aziz (Hamba Yang Maha Perkasa)
  • Salah: Al-Malik | Benar: Abdul Malik (Hamba Yang Maha Merajai)

Keutamaan Menghafal & Mengamalkan Asmaul Husna

Hadits populer riwayat Bukhari menyebutkan: “Sesungguhnya Allah memiliki 99 nama… siapa yang menjaganya maka dia masuk surga.” Namun, apa sebenarnya makna ‘menjaganya’?

Rahasia Masuk Surga: Makna “Ahshaha” Menurut Ulama

Dalam teks aslinya, digunakan kata Ahshaha. Para ulama tafsir menjelaskan bahwa ini bukan sekadar komat-kamit menghafal urutan dari 1 sampai 99. “Menjaga” berarti: 1) Menghafalnya, 2) Memahami makna teologisnya, 3) Membenarkan dalam hati tanpa ragu, dan 4) Mengamalkan konsekuensi dari nama tersebut.

Membentuk Karakter dan Akhlak Harian

Bagaimana cara mengamalkannya? Terapkan sifat-sifat tersebut (dalam kapasitas manusiawi) di kehidupan nyata. Jika Anda mengimani Al-Ghaffar (Maha Pengampun), maka jadilah pribadi yang pemaaf kepada rekan kerja. Jika Anda meyakini Ar-Raqiib (Maha Mengawasi), Anda tidak akan berani korupsi waktu walau sedang bekerja sendiri.

Teks Bacaan Doa Asmaul Husna (Pembuka & Penutup)

Sebagai tradisi baik yang diwariskan ulama (seperti rutinitas bakda shalat Maghrib), melantunkan dzikir Asmaul Husna sering kali diawali dan diakhiri dengan doa khusus.

Doa Pembuka (Latin):
Bismillaahi bada’na – Wal khamdu lirabbina,
Wash sholaatu wassalaam – Linnabii khabiibina,
Yaa Allah yaa Robbanaa – Anta Maqshuudunaa,
Ridhooka math luubunaa – Dun yaana wa uhraanaa.

Artinya: “Dengan nama Allah, kami memulai. Segala puji bagi Tuhan kami. Shalawat dan salam untuk Nabi Kekasih kami. Ya Allah ya Tuhan Kami. Engkau Tujuan Kami, Ridha-Mu yang Kami Cari. Di Dunia dan Akhirat Kami.”

Kesimpulan

Asmaul Husna lebih dari sekadar deretan 99 nama bahasa Arab yang harus dihafalkan menjelang pelajaran agama. Ia adalah kompas kehidupan, kunci untuk membuka pintu langit, dan peta jalan untuk membentuk akhlak mulia. Dengan memahami artinya secara mendalam, menempatkannya di doa yang tepat, dan menerapkannya dengan adab (termasuk saat menamai anak), kita sedang memantaskan diri menuju rida dan surga-Nya.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

Berapa jumlah pasti Asmaul Husna menurut Islam?

Nama dan keagungan Allah sejatinya tidak terbatas. Namun, berdasarkan dalil sahih riwayat Bukhari dan Muslim, ada 99 nama yang secara spesifik diwahyukan, dikenalkan, dan dijanjikan surga bagi siapa saja yang “menjaga” serta mengamalkannya.

Bolehkah memberikan nama anak langsung dengan Asmaul Husna?

Tidak boleh secara mutlak (haram) jika tidak ditambahkan kata “Abdul” atau “Abdu” di depannya, karena nama dengan awalan “Al” pada Asmaul Husna bermakna kesempurnaan hakiki yang hanya dimiliki oleh Allah SWT.

Bagaimana urutan berdoa yang benar menggunakan Asmaul Husna?

Adab yang diajarkan adalah: Puji Allah terlebih dahulu dengan nama-Nya secara umum, bacakan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, panggil Allah dengan Asmaul Husna yang sesuai dengan hajat Anda (misal Ya Razzaq untuk rezeki), barulah utarakan permintaan spesifik Anda.

Apakah berdosa jika tidak hafal seluruh 99 Asmaul Husna?

Tidak berdosa. Menghafalnya adalah ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dan bernilai pahala besar (jalan menuju surga). Namun, mengimani bahwa Allah memiliki nama-nama yang baik dan agung adalah wajib bagi setiap Muslim.